TEKS OBSERVASI NOVEL LAUT BERCERITA

Nama:Ririn Dwi Ariani
Kelas:11 MIPA 1
Tugas:Bahasa Indonesia
Guru pembimbing: Yogi Ramdhan Mustofa S.Pd

Novel Laut Bercerita
Biodata novel:
Judul Buku : Laut Bercerita
Penulis Buku : Leila S. Chudori
Penerbit : KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Tahun Terbit : 2017
Jumlah Halaman : 379


A. Sinopsis Novel Laut Bercerita
Laut Bercerita menceritakan terkait perilaku kekejaman dan kebengisan yang dirasakan oleh kelompok aktivis mahasiswa di masa Orde Baru. Tidak hanya itu, novel ini pun merenungkan kembali akan hilangnya 13 aktivis, bahkan sampai saat ini belum juga ada yang mendapatkan petunjuknya.

Cerita dalam novel Laut Bercerita terbagi menjadi dua bagian dengan jarak waktu yang jauh berbeda. Adapun bagian pertama diceritakan melalui sudut pandang tokoh bernama Biru Laut beserta para kawan sesama aktivisnya seraya menyelesaikan visi atau tujuan mereka. Sementara pada bagian kedua, kisahnya diambil dari sudut pandang Asmara Jati, adik dari Laut yang mempunyai tujuan atau visi yang cenderung berlainan dengan Laut.

C. Tokoh & watak 
-biru laut = Enerjik/bersemangat, teguh, pendiam, pemalu, tenang,pemberani, penyayang
“sedangkan abangnya hanya terdiri dari “otak” dan sebutir keberanian”

-Kasi Kinanti = Tenang, lembut, jenius dan realistis.
“selain dia akan menjadi penentu akhir, kami semua mengakui kinan sering memberikan argumen paling masuk akal dalam banyak hal.”

-gusti = Dingin dan dermawan.
“maka gusti yang pendiam itu mengirim rasa misteri, berjarak dan dingin terhadap subjek yang direkamnya.”

-alex = Baik dan sopan.
“sebelum kinan membuka mulutnya, alex segera membalas dengan sigap lengkap dengan irama dan aksen flores yang merdu.”

-daniel = Manja dan cerewet.
“tentu saja bukan keputusan yang bijak karena daniel seperti biasa akan menganggap segala dunia perlu di perdebatkan”

-sunu = Bijaksana, pendiam dan suka membantu.
“mungkin karena sunu juga jarang berbicara maka kami bisa bersahabat tanpa banyak cingcong.”

-bapak = Penyayang, lembut dan pemberani.
“bapak hanya mengatakan mereka semua kawan-kawan kita yang sudah menjalani hukuman, itu pun tanpa pengadilan. Sama seperti kita semua, mereka perlu bekerja mencari nafkah.”
Contoh 
          Aku molotot. Waduh. Bapak! Ngilani.

          “didepan pemimpin redaksi lain, pak?” tanya asmara.

          “iyo...” bapak tertawa terkekeh kekeh.

          “bapak suka sok pahlawana.” Ibu menggeleng geleng sambil menciduk potongan kelapa muda ke dalam gelas.

-asmara = Penyayang, kritis dan realistis.
“sementara itu keluarga besar bapak dan ibu disolo sudah bisa melihat bagaimana asmara terdiri atas “otak” dan “nyali”

-ibu = Lembut dan penyayang.
“sedangkan asmara memperoleh kecantikan, kelincahan, dan ketegasan ibu.

-empat sekompok penjahat = Kejam dan licik.
“Begitu aku membuka mulut lagi, sebuah sepatu bergerigi menginjak mulutku.”

-Bu sumantri : rasional
“ternyata sang ibu lebih rasional seperti tak punya waktu untuk sentimental.”

-Pak subroto : tenang tetapi waswas
“kata pak subroto mengingatkan. Dia tenang meskipun wajahnya was-was.”

D. Kelebihan dan kekurangan novel
• Kelebihan Novel Laut Bercerita
Keunggulan dalam sebuah karya novel, tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi si penulis. Hal itu membuktikan bahwa dalam karya tulisnya, ada sesuatu yang ‘tidak biasa’ di mata para pembaca.

Leila S. Chudori selaku penulis novel Laut Bercerita telah berhasil menetapkan tema dalam novel ini. Tema yang diusungnya mengenai kemanusiaan pada era Orde Baru yang mana sepantasnya novel ini memperoleh predikat sebagai novel dengan genre historical fiction terbaik.

Visualisasi karakter dan suasana dalam novel ini tampak sungguhan alias nyata. Terlebih, bagian di mana Laut beserta teman-temannya disiksa dan diperlakukan tidak manusiawi. Lalu, hal yang terpenting adalah novel ini berdasarkan kisah nyata pengalaman dari para aktivis yang sempat hilang dan diculik pada Maret tahun 1998 lalu, kemudian 9 berhasil kembali dan 13 lainnya dinyatakan hilang.

• Kekurangan Novel Laut Bercerita
Laut Bercerita memang bisa dikatakan sebagai novel dengan genre historical fiction yang sungguh luar biasa. Akan tetapi ada sedikit kekurangan atau kelemahan dalam novel ini, seperti alur cerita yang digunakan ialah alur campuran atau maju mundur. Apabila para pembaca yang belum terbiasa dengan alur tersebut, akan cenderung kesulitan atau bingung. Hal itu karena dibutuhkannya sikap fokus dan pemahaman secara saksama supaya dapat mengikuti alur cerita dengan baik.

E.Kesan dan Moral
Wujud dari nilai moral yang terkandung dalam novel Laut Bercerita karya Leila Salikha Chudori yaitu 
"Adanya kesadaran untuk setiap hari bersikap rendah hati dan secara berkelanjutan memperbaiki diri untuk bisa menjalani kehidupan dengan kualitas diri yang lebih baik".

Komentar

Postingan populer dari blog ini

observasi novel Rasuk

Observasi novel "FBI" VS "CIA"

TEKS OBSERVASI NOVEL 01.00